|
Laporan tanggapan terjadinya gempabumi di
perairan sebelah barat Padang, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG,
Jakarta, USGS, Amerika Serikat,
dan informasi lainnya sebagai berikut:
Laporan tanggapan terjadinya gempabumi di
perairan sebelah barat Padang, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG,
Jakarta, USGS, Amerika Serikat,
dan informasi lainnya sebagai berikut:
1. Gempabumi
terjadi pada hari Rabu, tanggal 30 September 2009, pukul 17:16:10 WIB. Berdasarkan informasi dari BMKG
pusat gempabumi berada pada koordinat 0.84o LS dan 99.65o
BT, dengan magnitudo 7,6 SR pada kedalaman 71 km, berjarak 57 km baratdaya
Padangpariaman dan 80 km timurlaut Padang, Provinsi Sumatra Barat. Sedangkan
menurut USGS pusat gempabumi berada pada koordinat 0.890°LS dan 99.961°BT
dengan magnitudo 7,6 Mw pada kedalaman 85 km. Gempabumi utama diikuti gempabumi
susulan (Tabel 1 dan Tabel 2).
Tabel 1.
Parameter Gempabumi Padang (BMG)
|
No
|
Pukul
|
Lon (oLS)
|
Lat (oBT)
|
Mag (SR)
|
Kedlm
(km)
|
Keterangan
|
|
1
|
17:16:09
|
0.84
|
99.65
|
7.6
|
71
|
Gempabumi
utama
|
|
2
|
17:38:52
|
0.72
|
99.94
|
6.2
|
110
|
Gempabumi
susulan
|
Tabel 2.
Parameter Gempabumi Padang (USGS)
|
No
|
Pukul
|
Lon (oLS)
|
Lat (oBT)
|
Mag
(Mw)
|
Kedlm
(km)
|
Keterangan
|
|
1
|
17:16:10
|
0.890
|
99.961
|
7.6
|
80.0
|
Gempabumi
utama
|
|
2
|
17:38:54
|
0.717
|
100.070
|
5.5
|
104.2
|
Gempabumi
susulan
|
2. Kondisi geologi daerah terkena gempabumi:
Kota Padang
dan sekitarnya, daerah yang terdekat dengan pusat gempabumi tersusun oleh
aluvium dan batuan vulkanik berumur Kuarter serta batuan sedimen berumur
Tersier. Aluvium dan batuan vulkanik Kuarter mempunyai sifat lepas, urai, belum
terkompaksi dengan baik dan
bersifat memperkuat efek goncangan gempabumi.
3. Dampak gempabumi:
Menurut
berita dari Metro TV, goncangan gempabumi dapat dirasakan keras di Kota Padang (VIII
MMI) dan sempat menimbulkan kepanikan serta menyebabkan kerusakan berat pada
beberapa bangunan. Getaran gempabumi juga terasa hingga Sibolga (VI MMI), Banda
Aceh (III MMI), Pekanbaru (III MMI), Singapura (III MMI), Kuala Lumpur (III
MMI), Jakarta (II MMI). Menurut informasi dari BMG, gempabumi ini tidak memicu
terjadinya tsunami.
4. Penyebab gempabumi:
Gempabumi
ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas zona Subduksi Sunda di sebelah
barat Pulau Sumatra. Tsunami tidak terjadi
pada kejadian gempabumi ini karena tidak terjadi deformasi dasar laut.
5. Rekomendasi:
-
Masyarakat
dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas
Satlak PB dan Satkorlak PB. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung
jawab mengenai gempabumi dan tsunami.
-
Masyarakat
agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan, yang diharapkan berkekuatan
lebih kecil.
-
Gempabumi
ini tidak menimbulkan tsunami, karena walaupun pusat gempabumi berada di bawah
dasar laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami.
Demikian tanggapan kejadian
gempabumi di perairan sebelah barat Padang ini kami sampaikan dan terima kasih
atas perhatiannya. Jika ada perkembangan lebih lanjut mengenai gempabumi ini
akan segera kami laporkan kembali.
|