Home | Organisasi | Sejarah | Visi Misi | Galeri | Lokasi | Layanan | Staf | Links | Contact Us | WebMail
Home arrow Berita Hotnews arrow Berita Terkini -latest news arrow Tanggapan Gempabumi Manokwari 4 Jan 2009
Menu Utama
Home
Berita Hotnews
Publikasi
Download
Blog
Indonesian News
Gunungapi
Aktifitas Terkini
Tabel Aktifitas Terkini
Gunungapi Indonesia
Kakaskasen Helicdr
Krakatau Monitoring
Peta
Galeri
Laporan Penelitian
Pengenalan
Komik Gunungapi
Gempabumi
Gempa bumi
Peta
Pengenalan
Galeri
Laporan Penelitian
Gempa Terkini BMG
Gempa Terkini USGS
Laporan dari USGS
Tsunami
Tsunami
Peta
Pengenalan
Galeri
Laporan Penelitian
Tsunami Centre
Tsunami Ready
Gerakan Tanah
Gerakan Tanah
Peta
Galeri
Laporan Penelitian
Pengenalan
 
Jan 04 2009
Tanggapan Gempabumi Manokwari 4 Jan 2009 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 04 January 2009
Article Index
Tanggapan Gempabumi Manokwari 4 Jan 2009
Episenter Gempabumi

Tanggapan terjadinya gempabumi di Provinsi Irian Jaya Barat, berdasarkan informasi yang diperoleh dari USGS, BMG dan sumber  lainnya, sebagai berikut :

1.      Gempabumi tersebut terjadi pada hari Minggu pukul 04:43 WIT tanggal 4 Januari 2009 dan pusat gempabumi terletak di darat. Parameter gempabumi utama dan gempabumi susulan tercantum pada tabel berikut ini.

Tabel 1. Parameter gempabumi utama dan susulan (sumber : BMG)

 

Terjadi pada

Lokasi

Magnitude

Kedalaman

Wilayah

Keterangan

04-Jan-09
02:43:51 WIB

0.42 LS - 132.93 BT

7.2 SR

10 Km

135 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Utama

04-Jan-09
04:14:44 WIB

0.64 LU - 133.24 BT

5.1 SR

112 Km

189 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
04:49:29 WIB

0.34 LS - 133.02 BT

6.1 SR

10 Km

129 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
05:03:19 WIB

0.52 LS - 132.64 BT

5.1 SR

10 Km

153 km TimurLaut SORONG-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
05:07:43 WIB

0.23 LS - 133.01 BT

5.7 SR

10 Km

136 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
05:23:49 WIB

0.7 LS - 132.01 BT

5.1 SR

10 Km

81 km TimurLaut SORONG-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
05:33:40 WIB

0.88 LS - 133.38 BT

7.6 SR

10 Km

76 km BaratDaya MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Utama

04-Jan-09
06:01:00 WIB

0.4 LS - 133.56 BT

6.0 SR

10 Km

75 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
06:16:06 WIB

0.69 LS - 133.12 BT

5.3 SR

10 Km

107 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
06:26:10 WIB

0.69 LS - 133.56 BT

5.4 SR

10 Km

59 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
07:00:37 WIB

0.89 LS - 133.27 BT

6.0 SR

10 Km

88 km BaratDaya MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
07:05:10 WIB

0.27 LS - 133.14 BT

5.4 SR

10 Km

121 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
07:40:27 WIB

0.74 LS - 133.59 BT

5.3 SR

10 Km

54 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
07:55:40 WIB

0.73 LS - 132.63 BT

5.2 SR

10 Km

148 km TimurLaut SORONG-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
08:02:57 WIB

0.72 LS - 133.52 BT

5.2 SR

56 Km

62 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

 

Tabel 2. Parameter gempabumi utama dan susulan (sumber : USGS)

 

Terjadi pada

Lokasi

Magnitude

Kedalaman

Wilayah

Keterangan

03-Jan-09
 WIB

0.51 LS - 132.78 BT

 7.6

35 Km

76 km BaratDaya MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Utama

04-Jan-09
04:14:44 WIB

0.56 LU - 133.12 BT

 5.1 

64.6 Km

189 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
06:26:10 WIB

0.36 LS - 132.83 BT

 5.6 

35 Km

59 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
05:07:43 WIB

0.32 LS - 132.87 BT

 5.2 

35 Km

136 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
06:01:00 WIB

0.51 LS - 132.21 BT

 5.0 

35 Km

75 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
02:43:51 WIB

0.69 LS - 133.28 BT

 7.3 

35 Km

135 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Utama

04-Jan-09
04:49:29 WIB

0.41 LS - 133.69 BT

 5.2 

35 Km

129 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
05:03:19 WIB

0.73 LS - 133.31 BT

 5.4 

35 Km

153 km TimurLaut SORONG-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
06:16:06 WIB

0.1 LS - 133.13 BT

 5.3 

35 Km

107 km BaratLaut MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
05:23:49 WIB

0.19 LS - 132.84 BT

5.1

35 Km

81 km TimurLaut SORONG-IRIANBARAT

Gempa Susulan

04-Jan-09
07:00:37 WIB

0.74 LS - 133.55 BT

 5.3

20.2 Km

88 km BaratDaya MANOKWARI-IRIANBARAT

Gempa Susulan

1.      Kondisi geologi daerah bencana

Wilayah yang terletak dekat dengan pusat gempabumi pada umumnya disusun oleh batuan metamorf berumur Pra Tersier, batuan sedimen berumur Tersier dan batuan berumur  Kuarter. Wilayah yang tersusun oleh batuan Kuarter pada umumnya terletak di kawasan pantai berupa endapan pantai dan aluvial. Batuan berumur Pra Tersier dan Tersier yang telah mengalami pelapukan dan batuan berumur Kuarter pada umumnya bersifat lepas, lunak, belum padu (unconsolidated) dan memperkuat efek getaran gempabumi sehingga rentan terhadap goncangan gempabumi.

3.  Penyebab gempabumi:

Kejadian gempabumi ini terjadi akibat pergerakan Sesar Sorong. Sesar Sorong tergolong sebagai sesar aktif yang membentang mulai dari Kepala Burung menerus ke wilayah Provinsi Maluku hingga ke lengan timur Pulau Sulawesi. Berdasarkan data mekanisme fokal dari USGS, gempabumi ini disebabkan oleh sesar naik dengan komponen mendatar dan kedudukan N 308o E/ 55o, slip 99°.

Berdasarkan sumber gempabumi utama dan susulan, diduga terjadi zona patahan (rupture zone) yang terganggu seluas 220 km x 130 km. Dengan zona patahan seluas itu patut diduga akan lama terjadi keseimbangan pada sesar aktif. Oleh karena itu diduga masih akan terjadi gempabumi susulan.

4.      Dampak Gempabumi

Berdasarkan informasi dari situs harian kompas (www.kompas.com) hingga pukul 9:48 WIB dan berita dari Metro TV, kejadian gempabumi tersebut telah mengakibatkan 1 orang meninggal, 2 orang tertimbun di Hotel Mutiara yang roboh, 4 orang luka - luka, kantor Gubernur Irian Jaya Barat dan Hotel Swissbell mengalami kerusakan dan sejumlah bangunan dan rumah penduduk mengalami kerusakan. Masyarakat di wilayah pantai Irian Jaya Barat resah dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena takut akan terjadi tsunami. Hingga tanggapan ini dibuat masyarakat di lokasi bencana masih merasakan terjadinya gempabumi susulan.

Kejadian gempabumi ini bersumber di darat dengan magnituda besar dan kedalaman dangkal, maka gempabumi ini berpotensi merusak, oleh karena itu berpotensi besar menimbulkan bencana, termasuk kerusakan geologis di permukaan seperti longsoran, likuifaksi (keluarnya air dari dalam melalui rekahan atau sumur penduduk kering/ keruh bercampur dengan pasir), retakan tanah dan pergeseran tanah.

 

5.      Rekomendasi:

  • Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas Satlak PB dan Satkorlak PB,  jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi yang diikuti oleh tsunami.
  • Masyarakat agar tetap waspada dengan masih berlangsungnya kejadian gempabumi  susulan.
  • Masyarakat agar tidak panik terjadi ancaman tsunami, karena lokasi pusat gempabumi berada di darat.
  • Bagi masyarakat yang rumahnya telah mengalami kerusakan, agar mengungsi ke tempat yang lebih aman dan selalu mengikuti arahan petugas.
  • Bagi masyarakat yang tinggal di perbukitan waspada terhadap kemungkinan terjadinya tanah longsor. Menurut prakiraan potensi kejadian longsor bulan Januari 2009, wilayah Manokwari dan sekitarnya berpotensi menengah hingga tinggi terjadi longsor.  Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di atas, pada dan di bawah lereng sedang hingga terjal, jika terdapat retakan tanah harap segera mengungsi ke tempat yang aman, karena berpotensi terjadi longsor yang disebabkan oleh gempabumi susulan yang masih akan terjadi.
  • Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, DESDM akan segera memberangkatkan Tim Tanggap Darurat (TTD) ke lokasi bencana. Dalam melaksanakan tugasnya TTD akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi/ Kabupaten/ Kota di wilayah bencana.


Last Updated ( Sunday, 04 January 2009 )
 
< Prev   Next >
Berita Terkini
Early Warning

  led_yellowSeulawah Agam, 1 Sept 2010

  led_red_blink Sinabung, 29 Agust 2010

led_orange_blinkIbu, 5 Agustus 2009

led_yellowEgon, 7 April 2010

led_yellow Talang, 17 Februari 2010

led_yellowKarangetang, 12 Feb 2010 

led_yellow

Batur, 08 November 2009

led_yellow

Kaba, 20 Oktober 2009 

led_yellow Anak Krakatau, 31 Oct 2009

led_yellow

Semeru, 16 Juli 2009

led_yellowSlamet, 29 Juni 2009 

led_yellowSangeang Api, Juni 2009

led_yellowRinjani, 2 Mei 2009

led_yellow

Rokatenda, 18 Apr 2009

led_yellow

Soputan, 21 Okt 2008

led_yellow

Dukono 13 Juni 2008

led_yellowGamalama, 11 Mei 2008 

led_yellowPapandayan, 16 Apr 2008 

led_yellow Lokon, 28 Feb 2008

led_yellow Kerinci, 9 Sept 2007

led_yellowBromo, 18 Sept 2006

 

  Color Code-Alert Level

 
Visitors Counter
2372068 Visitors
 
 
© Mancamedia 2005-2006  Developed with An Anoa Application framework

      
 
n